November 21, 2012

Adakah yang lebih baik, selain hanya mengutuk..??

Kita hanya bisa mengutuk dan mengutuk, apakah itu hanya tanda bagi kelemahan kita.. (Statusku di facebook dalam kepiluan beberapa waktu lalu)

Palestina membara, nyawa meregang, tangis pecah di reruntuhan puing, ada puluhan mayat bergelimpangan  yang Sahid. Aku disini tak hanya bisa marah, jengkel dan kesal dengan air mata menetes melihat saudaraku terjerembab dalam sunyi dan kepiluan, yang dihadapkan pada serbuan mortir, ancaman bom, brondongan peluru  para tentara zionis, yang dengan santainya tanpai belas kasihan memuaskan kebuasannya merenggut nyawa saudara kita di palestina. Sebuah drama menyakitkan di perlihatkan pada dunia Islam, brondongan peluru, serbuan mortir pada penduduk palestina, seakan menjadi hujatan/ejekan bagi negara-negara berpenduduk mayoritas   muslim, yang sebagian besar pemimpinnya  adalah pengecut yang hanya diam atau sekedar mengutuk tanpa tindakan nyata. Sebuah cara yang hanya memperlihatkan sebuah kelemahan  yang amat sangat, bagi saya itu adalah bentuk kejahatan pada nurani dan kemanusiaan.

Apa yang terjadi di Gaza (Palestina) adalah cermin bagi umat Islam bahwa mereka adalah kumpulan besar yang tak di perhitungkan dalam politik dunia, dengan jumlah yang hampir semiliar tak membuat mereka (Penjagal) sekedar segan untuk membunuh sebagian dari hamper  semiliar itu. Kita mungkin terlena dengan HAM ya HAM, sebuah kata keramat dan sakti yang di diktekan pada Negara yang mayorityas Muslim, kaum muslim tak tak tahu HAM, makanya diajari, dan menerapkannya pada  masyarakatnya, sehingga dapat memberi perlindungan yang  aman pada yang selain mereka. HAM di kampayekan besar-besaran, tidak mengindahkan HAM maka  nasibmu berada di ujung tandu, karena itu kita harus  menjadi penerap pertama HAM tersebut, dan mereka yang kedua, HAM tersebut harus sukses di tanam dan diterapkan pada kita, baru menyusul mereka.  Karena HAM memang lahir dari mereka, jadi mereka tak pusing mau menerapkannya atau tidak,


Apa jadinya jika pembantaian di palestina tidak dikatakan sebagai kejahatan HAM, mestinya pelakunya di seret kemahkamah Internasional sebagai penjahat perang, lagi-lagi sang zionis berdalih bahwa mereka hanya membalas serangan tembakan roket dari pejuang Palestina (Hamas) yang menembak duluan. Sesuatu penyangkalan yang sangat memuakkan dan menyebalkan.  Tak masuk akal kiranya  jika Hamaz yang memulai duluan menembakan roket pada mereka (Israel), karena sejatinya Hamaz tau bagaimana kemampuan mereka  dan resiko jika berbuat seperti itu, kita tahu juga bagaimana karatek pejuang Hamas yang gigih dan pantang menyerah, yang tak mencari-cari musuh, tapi mereka tak akan tinggal diam jika di perlakuakn sewenang-wenang, begitulah karatek Muslim sejati. Jadi argumentasi pejabat militer Israel tentang perang yang berkecamuk di palestina adalah sampah dan menjijikan, sebuah ciri khas kaum zionis yang doyan menumpahkan  darah sebagai efek dari kebanggaan rasnya yang di selewengkan, sehingga yang lain adalah layaknya bianatang yang harus dimusnahkan.

Peremimpin-pemimpin Negara-negara muslim seharusnya menyerukan penghentian perang di Palestina dan menekan Israel dan sekutunya (Amerika serikat), dan menyeret Israel ke Mahkamah Internasional sebagai penjahat perang.  Sayangnya sebagian besar pemimpin  Negara Muslim adalah pengecut dan penakut, bahkan antek-antek Amerika dan Zionis, sebuah hal yang sangat di sayangkan dan memalukan, menyaksikan saudaranya meregang nyawa dan menjadi bahan tertawaan Zionis. Ya harus diakui bahwa kita memang lemah dan penakut, bahkan egoistic, sebuah cara untuk tenang sendiri, enak sendiri (cinta dunia berlebihan)i, yang merupakan pintu masuk bagi yang lain untuk memecah belah, mengadu domba, serta menghinakan kita. Karena kita begitu, maka mereka memperlakukan kita semau mereka.

Saatnya kita bangkit bersama, semua ada pada kita, kekayaan, sumber daya, dan jumlah, bila itu kita maksimalkan, maka siapakah yang berani menghinakan kita, kita hanya perlu mencontoh sepenuh hati para pejuang Islam, pembelah yang gigih dengan keyakinan berkobar di dada, kita hanya perlu merapatkan barisan, seperti kumpulan lidi yang di ikat menjadi sapu, sehingga mereka hanya terlihat seperti debu, kita hanya perlu mengumpulkan keberanian karena ia bagian yang inti dari agama, kita hanya perlu menyatukan potensi karena itu adalah senjata yang ampuh. Kita kaum muslim di satukan oleh keyakinan dan ideologi islam, seharus itu bisa mengesampingkan perbedaan, dan menemukan persamaan, karena kita adalah satu. Kita bisa, dan memang bisa, karena semua ada pada kita.

# Save Palestina #

Sumber gambar :
  • http://briwates.wordpress.com/2009/01/11/selamatkan-palestina/
  • http://bismillahnet.blogspot.com/2010/06/selamatkan-palestina.html

Ditulis Oleh : Ahmad Bakri

Artikel Adakah yang lebih baik, selain hanya mengutuk..?? ini ditulis oleh Ahmad Bakri pada hari November 21, 2012. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang Adakah yang lebih baik, selain hanya mengutuk..?? Dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih untuk teman blogger yang sudah sudi berkomentar di Blog ini :)


Tinggal Jejak Di Sini atau di kotak Komentar..!!

KOMPAStekno

About Me

My photo

I am Learning a Long life

Jaringan Pertemanan

inet.detik

Follow by Email