July 31, 2012

Puasa dan kepedulian sosial

Kita memasuki dan menjalankan puasa dengan suka cita, karena kita berharap bahwa dalam bulan ini kita akan mendapatkan beragam keistemewaan dalam setiap perbuatan amaliah yang kita lakukan, akan tetapi tidak semua hal yang kita rasakan bisa di rasakan oleh orang lain, yang kondisinya berbeda dengan kita, orang-orang yang terlantar, orang yang tidak mampu mencukupi kebutuhan hidupnya., kita seharusnya bisa bersyukur karena hal itu itu terjadi pada diri kita, dan seharusnya kesadaran seperti itulah yang  bisa di munculkan oleh-oleh orang yang melaksanakan puasa.

Kewajiban berpuasa yang di lakukan oleh setiap muslim setiap tahunnya, merupakan ibadah individu dan sosial, yang hanya di peruntukan oleh orang-orang beriman , dimana hanya orang-orang beriman saja yang punya  keistimewaan   yang bisa  mendapatkan pahala yang berlipat ganda, itu bisa pahami pada ayat-ayat yang berhubungan dengan puasa ramadhan.

Dalam bulan ramadhan setiap individu muslim dianjurkan untuk memperpanyak amalan-amalam yang berguna atau kegiatan-kegiatan yang bisa melatih kepedulian kita, karena pada setiap individu muslim kepedulian seharusnya menjadi hal yang utama dalam membangun dan mengukuhkan persaudaraan antara sesame muslim dan manusia.

Seyogyanya puasa adalah laku yang diharapkan bisa menjadi tempat training dan latihan bagi seorang muslim untuk menajamkan dan mengasah kepekaan sosial, serta waktu yang tepat untuk menuai pahala sebanyak-banyaknya. Kesadaran akan diri yang bisa merasakan lapar dan haus selama sehari penuh dan selama 30 hari berturut-turut, setidaknya bisa menumbuhkan  rasa dan solidaritas dalam diri sehingga bisa merasakan bahwa betapa tidak enak hidup dalam keadaan lapar, bahkan lapar yang di sangaja pun tidak terasa mengggenakan.

Setiap ibadah mabda dalam islam selalu mempunyai implikasi sosial, dan setiap muslim sudah sepantasnya untuk memahami hal tersebut, sehingga setiap ibadah yang dilakukan tidak berhenti pada kesalehan pribadi saja, tetapi mempunyai  manfaat yang bisa di rasakan  oleh orang-orang di sekitar kita, sehingga terlihatlah bahwa ibadah-ibadah yang kita lakukan punya manfaat praktis, sehingga bisa menjadi katalisator bagi kesenjangan-kesenjangan sosial yang muncul di masyarakat.

Ditulis Oleh : Ahmad Bakri

Artikel Puasa dan kepedulian sosial ini ditulis oleh Ahmad Bakri pada hari July 31, 2012. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang Puasa dan kepedulian sosial Dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih untuk teman blogger yang sudah sudi berkomentar di Blog ini :)


Tinggal Jejak Di Sini atau di kotak Komentar..!!

KOMPAStekno

About Me

My photo

I am Learning a Long life

Jaringan Pertemanan

inet.detik

Follow by Email