September 16, 2011

Al- Qur’an Dan Konteks Sosial

Terlebih dahulu harus dijelaskan mengapa topik pembicaraan kali ini diletakkan dalam kerangka yang tertera pada judul di atas. Pemahaman atas Al-qur’an harus dikembangkan melalui konteks tertentu, umtuk mencapai kesamaan bahsa dan peristilahan. Kesamaan itu diperlukan utnuk mencegah bersimpang-siurnya pembahasan antara para peserta dialog yang tiudak akan pernah selesai dalam pengembangan pemahaman al-Qur’an itu sendiri. 

Konteks yang dikehendaki bersama adalah kerangka kehidupan sosial kaum muslimin, yang sudah tentu dimengerti dalam situasinya yang ada kini. batasan ini sudah tentu menghendaki proyeksi situasi masa kini kaum muslimin ke dalam keadaan ideal di masa depan, yang sudah tentu tidak dapat dilepaskan dari kenyataan-kenyataan yang hidup di masa kini, berupa warisan kesejarahan dari masa lampau dan perkiraan tantangan-tantangan yang akan dihadapi di masa depan. Dengan demikian, konteks kehidupan sosial yang dikehendaki adalah sesuatu yang baru, yang harus dicapai melalui perubahan-perubahan mendasar dalam konteks yang ada sekarang ini.


Keadaan kaum muslimin saaat ini sudah disepakati bersama bersifat sangat tidak menggembirakan. Baik karena kenyataan fisik akan keunduran mereka dihampir semua sektor kehidupan, seperti kenyataan bahwa mayoritas mereka berada dalam taraf kehidupan dalam garis batas kemiskinan mutlak dan masih kemelutnya pergaulan sosial politik dilingkungan kaum muslimin sendiri ditingkat lolak, regional, nasional, maupun internasional, maupaun kenyataan akan besarnya presepsi kemunduran itu sendiri di kalangan kaum muslimin, yang menghasilkan sikap-jiwa (Mental Attitude) yang tidak sehat diantara kaum musliin sendiri, keslahpahaman mendasar berlangsusng secara traumatis di antara mereka, sehingga mengakibatkan tidak mungkinnya dicapai kesepakatan yang cukup bararti dalam menangani masalah-masalah yang dihadapai masa kini.

Ini terkait dengan munculnya sikap sangat militan urnuk menggambarkan Islam kepada manusia odern dalam bentuknya yang paling ideal. Meraka memandang bahwa masa lalu islam dituangkan dalam bentuk penggambaran yang sekaligus bersifat memuja sebuah “zaman keemasan” yang diperoyeksikan kepada zaman kehidupan rasulullah dan para sahabatnya serta para ulama salaf, tetapi juga berwatak naristik terhadap apa yang dianggap sebagai “penyimpangan” dari masa setelah itu. Slogan terbaik dari sikap jiwa seperti ini adalah motto yang dikemukakan shakib arselan : “Islam tertutup (kebaikannya) oleh kaum muslimin sendiri, al –islam mahjubun bil muslimin”. Sikap jiWa berganda ini, bersifat glorafikasi citra ideal tentang sebuah ‘zaman keemasan’ Islam disatu pihak dan kritik mendasar atas kenyataan sejarah dipihak lain, merupakan kecenderungan yang terasa semakin lama semakin kuat dialangan kaum muslimin di mana-mana.

Disamping munculnya sikap jiwa serba ganda di atas, ada pula kecenderungan yang boleh dikata sama sama kuatnya untuk menerima Islam secara apa adanya, kepada semua bagi kenyataan yang harus dihadapi dan diterima dimasa kini, dan kemudian membuat perkiraan apa yang akan dihapdapi di masa mendatang. Dari pendekatan faktual semacam itu, diharapkan akan muncul responsi yang sehat dari kaum muslimin terhadap tantangan-tantangan yandiha berat dihapinya, kini dan dimasa depan. Pendekatan faktual ini menekankan landasan pemikirannya kepada sdasar-dasar keagamaan Islam yang mampu melakukan adapatasi dan dimiliki fleksibilitas besar tanpa tanpa kehilangan inti ajarannya sendiri. Proyeksi keadaan yang didasarkan pada kenyataan sejarah ini akan memunculkan pengenalan atas potensi luar biasa yang dimiliki Islam sebagai sebuah agama yang memilki vitalitas yang tinggi.


By : Anonim

Ditulis Oleh : Beck Inspiration

Artikel Al- Qur’an Dan Konteks Sosial ini ditulis oleh Beck Inspiration pada hari September 16, 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang Al- Qur’an Dan Konteks Sosial Dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih untuk teman blogger yang sudah sudi berkomentar di Blog ini :)


Tinggal Jejak Di Sini atau di kotak Komentar..!!

KOMPAStekno

Jaringan Pertemanan

inet.detik