November 07, 2011

Internet dan cara berpikir praktis

Internet telah menjadi bagian yang sudah tak terpisahkan dari kehidupan manusia modern, yang juga nadi dari sebagian besar aktivitas kehidupan kita, karena berbagai layanan yang memudahkan kita, sebagian besar hadir dalam dunia maya tersebut, juga terjadi pergeseran yang signifikan dalam hubungan antar manusia, yang sekarang ini lebih banyak menjadikan internet sebagai tempat yang nyaman untuk berinteraksi melalui hadirnya berbagai situs jejaring social yang seakan-akan menggantikan berbagai interaksi yang ada di dunia nyata. berinteraksi dengan orang-orang melalui berbagai social networking (jejaring social), diari online  (weblog), atau situs (website) yang telah menghubungkan jutaan orang di seluruh jagat,  untuk saling berbagi informasi, baik informasi yang berbagi yang baik maupu informasi yang hanya sampah. Karena bagaimanapun, kita seakan tak akan bisa melepaskan diri dari dunia tersebut, jadi mungkin  akan menjadi kebutuhan yang sangat mendesak, dan akan  terus kita butuhkan sepanjang kehidupan kita.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, internet dengan beragam hal yang di tawarkannya, berita online, lowonga pekerjaan , situs pertemanan,  kontak jodoh sampai informasi sepitar uang dan tulisan-tulisan serius yang membahas berbagai hal dalam kehidupan kita, telah mengalami peningkatan penguna  (user) dari tahun ke tahun,  yang melibatkan beragam usia dan strata social, yang membentuk komunitas dan panguyuban, untuk sharing berbagai pengetahuan, informasi,  yang memungkin kita menambah wawasan dan pengetahuan, seabagai bagian dan kebutuhan untuk terus mengupdate dan mengupgrade pengetahuan kita, agar tak ketinggalan informasi yang mungkin  kita butuhkan untuk menyelesaikan sebagian besar dari permasalahan kita.

Mungkin ada hal yang menarik untuk kita coba perbincangkan tentang internet disini, saya tergerak untuk menulis , karena munculnya semacam kesadaran dalam diri saya untuk mengevaluasi segala prilaku saya dalam beberapa bulan terakhir saya,  tentang kegiatan jelajah didunia maya yang sering saya lakukan, sehingga mengabaikan beberapa hal penting yang seharusnya saya lakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri, tetapi bukan berarti  bahwa dunia maya tidak bisa kita gunakan sebagai media untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan diri, tapi disini kita perlu meninjau beberapa hal yang penting untuk kita evaluasi bersama tentang kemampuan dunia maya untuk memanipulasi  dan merubah sebagian kemampuan dan prilaku kita tanpa kita sadari.

Saya  sangat tertarik dengan sebuah review buku tersebut,  yang penulisnya memberi judul artikel reviewnya, Kenapa Internet telah Menghancurkan Thinking Skills Kita? Dalam review buku tersebut sang penulis, memaparkan bahwa Tema sentral buku itu sejatinya sederhana namun powerful . Internet dengan segenap isinya (berita online selalu update, aliran status di FB dan Twitter yang setiap saat datang, dll) yang sangat mengedepankan freshness telah mendorong kita tenggelam dalam era ‘ketergesaan’, dan terjebak dalam kedangkalan informasi tanpa substansi.

Tiap hari ribuan informasi datang ke screen online kita; dan sebagian besar hadir dalam bentuk yang khas : ringkas, acap berisikan info yang trivial (kosong tanpa makna; mirip ribuan status di twitter dan FB itu), dan kadang menempelkan link di sejumlah bagiannya. Semua hadir dengan instan, dan always updated.

Itu semua memberikan pengaruh mendalam bagi perilaku para internet users : kita semua menjelajah internet dengan pola quick reading dan quick scanning (dan tanpa fokus). Klik link ini sebentar, lalu lihat link lain sebentar. Baca berita disini sebentar, lalu broswe status disana sebentar. Kita lalu terbiasa – dan kemudian “menyukai” pola baca yang penuh distraksi seperti itu. Kita juga kemudian cepat bosan dengan tulisan/artikel di internet yang terlalu panjang (makin pendek makin baik). Pertanyaan saya : pernahkan Anda membaca artikel yang panjangnya lebih dari 15 halaman di media internet? Jawabannya mungkin tidak pernah.

Pelan namun pasti, pola perilaku online semacam diatas mendidik otak kita untuk berpikir dalam kerangka yang sama : serba ingin cepat (tergesa-gesa), cepat bosan dengan kedalaman, dan berpikir dengan penuh distraksi (tanpa fokus).

Dan persis seperti itu yang dituliskan dalam buku ini : kebiasaan menjelajah internet telah membuat kita makin enggan untuk membaca buku-buku serius yang tebal (sebab otak kita telah terbiasa dengan info online yang serba ringkas) dan kita juga makin tidak terlatih untuk melakukan deep thinking yang memerlukan konsentrasi dan ketekunan (sebab otak kita sudah terbiasa dengan dunia online yang serba cepat, instan, dan trivial).

Dalam jangka panjang, situasi semacam diatas secara sistematis akan merusak kecakapan otak kita untuk melakukan “deep processing” serta kemampuan untuk mengolah imajinasi, pemikiran dan analisa secara mendalam.

Saya mencoba merenungi dan mencerna paragraph dari isi review tersebut, kemudian menimbang-nimbang dan mencoba menghubungkan dengan  berbagai prilaku saya selama ini dan mencoba bertanya pada diri, apa ia internet bisa merubah  prilaku pada seseorag, saya mengingat tentang kebiasaan-kebiasaan saya sebelum dan sesudah menjadi pengguna internet secara aktif, saya bukannya ingin menyesuaikan isi review diatas dan mencoba membuat kesimpulan kaku atas kebiasaan pada diri  saya, tetapi saya memang melihat ada kesesuaian yang ada pada diri saya.

Saya secara teratur melakukan beberapa aktivitas sebelum saya aktif menggunakan internet , setiap pagi saya dengan teratur membaca buku 2 atau 5 lembar dari beberapa buku-buku kesukan saya dan itu rutin saya lakukan, kemudian membaca Koran atau majalah, terutama pada bagian opini dan kolom, yang banyak memuat ide-ide mendalam akan suatu hal, sehingga saya sangat senang membaca bagian tersebut dan terkadang melewatkan bagian yang lain kecuali pada rubric Olah raga terutama berita bola (Maniak bola), demikian pula pada sore hari, sampai menjelang tidur selalu di isi dengan kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan bepikir, memperdalam pengetahuan dan memperluas wawasan untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperbaiki mutu prilaku.

Tetapi setelah saya betul-betul aktif menggunakan internet, dari facebukan, twiteran hingga blogwalking dan membuat postingan di blog, sebagian kebiasaan saya tersebut hilang dengan perlahan-lahan tanpa saya sadari, saya sudah mulai malas membaca buku dan Koran di pagi hari, kalaupun membaca, itu hanya sekilas kemudian berhenti , demikian pula pada sore dan malam hari, semua kebiasaan tersebut tergerus oleh keaktifan saya dalam menggunakan internet, sehingga saya merasa bahwa kepala saya seperti blank dan nanti ketika ingin menuliskan sesuatu atau membuat postingan baru kemudian saya baru merasakan bahwa betapa penting dan baiknya kebiasaan saya tersebut.

Dan saya memang sepenuhnya yakin bahwa memang beberapa kebiasaan-kebiasaan dan prilaku kita akan perlahan-lahan berubah dan menghilang ketika kita menggunakan internet secara tidak terkendali, seperti  yang terjadi pada diri saya, sehingga kita harus menyadari dari awal sebelum semua terjadi diluar kendali kita, dan seharusnya memang kita harus mewanti-wanti  diri kita dan membuat semacam resolusi yang harus di tetapkan dengan bijak pada diri kita, dan saya mencoba membuat beberapa  point-point di antaranya:
  • Apa sebenarnya yang ingin saya lakukan di internet
  •  Manfaat apa yang bisa saya dapatkan dari menggunakan internet
  • Apa yang mesti saya lakukan ketika menggunakan internet dan apa yang mesti  tidak saya lakukan
  • Apakah tanpa menggnakan internet saya akan ketinggalan informasi, berita, pengetahuan danmempunyai sedikit penghasilan, jaringan dan teman.

Menurut saya, membuat point-point dalam bentuk pertanyaan merupakan hal yang agak mudah untuk merangkum keseluruhan keinginan dan kemauan kita terhadap suatu hal, terlebih lagi jika kita belum mengetahui dengan spesifik dari apa yang kita ingin kita lakukan dan keinginan terhadapnya, jadi semacam bertanya pada diri, sekaligus mengevaluasi pemahaman dan keinginan serta kemauan kita sekaligus.

Jadi tulisan di atas bukan saya maksudkan untuk membuat argumen sendiri atau opini tersendiri, terhadap kemampuan internet dalam merubah sebagian besar kebiasaan baik kita,akan tetapi lebih kepada studi kasus terhadap diri saya sendiri, berdasarkan dan merujuk pada sebuah postingan review buku tersebut, yang saya anggap relevan dengan keadaan  saya, jika ada yang  ingin menambahkan dan punya pengalaman lain sehubungan dengan topik diatas silahkan memberi catatan di kolom komentar.

Ditulis Oleh : Ahmad Bakri

Artikel Internet dan cara berpikir praktis ini ditulis oleh Ahmad Bakri pada hari November 07, 2011. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang Internet dan cara berpikir praktis Dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

14 comments:

  1. Nice infonya sobat....

    salam kenal dari saya,followers ke 62 Ageboy

    ReplyDelete
  2. Internet adalah seala sesuatu informasi yang dapat kita ambil, untuk dijadikas sarana belajar dan bekerja maupun hobby.
    salam kenal mas Beck... Saya Follow ya no 64
    honda freed s alpha

    ReplyDelete
  3. whaowww.. nice share. ijin komentar agak panjang.hehe

    internet bisa mengurangi/menghilangkan aktifitas lain?? menurutku wajar, kecuali jika kita memiliki kemampuan multitasking yang luar biasa hebat, atau memiliki kemampuan membaca yang super cepat (dan menangkap intisarinya dengan tepat). kukira informasi itu ada dimana2 ya, tinggal memilih saja, mau dari koran, berita di internet, kabar dari teman, dll.

    masalah membaca di internet, aku sering membaca ebook di internet yang lembarnya hingga ratusan. walopun gak sekali baca selesai, tapi itu termasuk membaca via internet kan?? dan postingan anda kali ini, kukira cukup panjang jika dibandingkan dengan tulisan di blog lain yang sering aku baca. tapi alhamdulillah selesai juga!! dan aku suka tulisannya.

    well, antara koran dan internet hanya masalah media. dan berpikir secara mendalam menurutku juga bisa dilakukan sekalipun medianya adalah internet. tapi ada satu hal yang harus kupastikan, jika memang aku menjadi anda, yang sebelumnya gemar membaca koran namun kali ini beralih keinternet, aku akan berusaha memastikan bahwa informasi yang kudapat minimal sama, atau lebih banyak dari info di koran yang bisa dibilang sangat sangat sangat terbatas. :)

    salam kenal Becks *ahh,.. aku penggemar beckham. apakah kamu juga?? hihihi

    ReplyDelete
  4. @HONDA CENTER@
    salam.
    betul, segala sesuatunya ada di internet, tinggal kita memilih, karena memang banyak pilihan, dan memang harus selektif, karena sampah informasi sebanyak yang bukan,
    Salam kenal balik.

    ReplyDelete
  5. @armae@

    Salam.
    saya memang penggemarnya David Beckham, tapi bukan karena saya penggemarnya, sy memakai nama pena Becks, tapi ada Hal lain, saya awalnya terinspirasi menulis tentang internet, ya hanya mejadikan pengalaman sebagai, semacam studi kasus ttg pola kebiasaan yg berubah, walaupun banyak juga hal yg bisa didapatkan di dunia maya dan prilaku sosial sebagian besar org memang telah berubah secara massif dengan hadirnya situs jejaring sosial, dan tanpa disadari, bisa kita tanyakan saja kpd pengguna aktif social network, apa lagi sekarang sudah bisa diakses melalui mobile phone, jadi interaksinya lebih banyak lewat media internet,
    Kemampuan merubah prilaku tanpa kita sadari tercipta dengan kemudahan yang ditawarkan oleh teknologi, dan membuat otak kita menjadi pemalas, jarang olah raga, yang sangat dibutuhkan oleh otak yang sehat untuk melakukan deeph thinking, seperti badan kita ketika jarang berolah raga, akan cenderung lemah, jadi memang banyak prilaku kita didunia maya yang terbawa di dunia nyata..
    salam kenal balik.

    ReplyDelete
  6. nice info sob ..
    internet emang skrng udah menjadi bahan pokok buat manusia yach... :)

    ReplyDelete
  7. salam sahabat
    maaf telat dan terima kasih informasinya ya postingan yang bagus
    oh iya dah saya folow

    ReplyDelete
  8. @Error Shinobi@
    salam.
    betul kawan, bagian tak terisahkan dari dunia nyata kita, dan tentunya hny org selektif dan kritis yg bisa memaksimalkan yang ada di internet dan tidak terjebak dengan godaan yang bertebaran yg berupa sampah informasi..
    salam.

    ReplyDelete
  9. @Dhana/戴安娜@
    salam.
    thank's atas kunjungannya, g masalah, semoga makin akrab.
    salam.

    ReplyDelete
  10. Emang bener gan, membaca di komputer(tidak hanya internet)membuat kita cepat bosan dan lelah. Kalo saya sendiri sih kadang mensiasati hal tersebut dgn cara ngenet lewat HP, karena menurut saya tampilan di HP yang kecil dan tidak terlalu silau lebih enak diliat mata daripada kalo kita baca lewat komputer.

    ReplyDelete
  11. kalau sudah berhadapan dgn yg namanya internet , semua hal bisa tertinggal, seperti yg sudah dijelaskan diatas,, but, dari internet juga sebenernya bisa membaca dan mempelajari sesuatu atau membaca berita, tergantung kita aja pandai2 memanfaatkan waktu untuk itu semua,, hehehe,

    ReplyDelete
  12. @Algo Wijaya@
    salam.
    Mantap bro, memang banyak yang kita jadikan alternatif untuk mengupdate informasi dari internet, dan memang harus pandai untuk memilih informasi2 apa yang kita butuhkan dari internet, krn jika tidak, kita hanya korban dari informasi yang begitu melimpah dan produk teknologi yang tiap hari di perbaharui dan iklan memegang peranan untuk menciptakan masyarakat yang komsumtif...
    salam.

    ReplyDelete
  13. @Rama88@
    salam.
    banyak orang sukses dari internet dan mampu memaksimalkan segala yang ada di internet sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka, jadi kuncinya memang kemapuan untuk memilih dan memilah informasi yang ada, dan menggunakan untuk kepentingan kita..karena kita sudah tidak bisa lepas dari dunia yang satu ini..
    salam.

    ReplyDelete

Terima kasih untuk teman blogger yang sudah sudi berkomentar di Blog ini :)


Tinggal Jejak Di Sini atau di kotak Komentar..!!

KOMPAStekno

About Me

My photo

I am Learning a Long life

Jaringan Pertemanan

inet.detik

Follow by Email